Simpang Katis – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pangkal Pinang melaksanakan kegiatan bimbingan teknis komunitas Program Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) di Pasar Simpang Katis Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman komunitas pasar mengenai Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Pada Pangan diikuti oleh 31 (tiga puluh satu) peserta yang terdiri dari komunitas Pasar Simpang Katis, Pengelola Pasar Air Mesu dan Pengelola Pasar Koba. (13/05/26)
Kepala BPOM di Pangkal Pinang, Agus Riyanto menghadiri kegiatan dengan menyampaikan pentingnya peran komunitas pasar dalam menciptakan keamanan pangan dan menjaga agar pangan yang dijual tidak mengandung bahan berbahaya, Kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Bangka Tengah, Irwandi yang memberikan sambutan dan pembukaan secara resmi pada acara bimbingan teknis tersebut. “Tentunya selain menjaga sarana prasarana serta kebersihan pasar ada hal lain yang perlu diperhatikan yaitu dagangan yang bersih, aman dan tidak membahayakan Kesehatan konsumen”, himbaunya di sela pembukaan kepada peserta.
Peserta menerima materi mengenai Pengenalan Program PPABK, Mengenal NIE Cek KLIK dan Aplikasi Keamanan Pangan, 5 Kunci Keamanan Pangan di Sarana Peredaran serta Keamanan Pangan dan Ciri-Ciri Pangan Mengandung Bahan Berbahaya yang disampaikan oleh Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan BBPOM di Pangkal Pinang. Selain itu juga, peserta diajak untuk lebih paham menggunakan aplikasi BPOM Mobile dan cek SPP-IRT untuk mengetahui cara mengecek produk yang telah terdaftar di BPOM maupun di Dinas Kesehatan melalui cek SPP-IRT. Peserta secara aktif mengikuti kegiatan dan berdiskusi mengenai materi yang telah diberikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan komunitas pasar mampu menerapkan keamanan pangan sehingga pangan yang beredar di pasar tradisional semakin aman, bermutu, dan masyarakat terhindar dari risiko pangan yang membahayakan kesehatan.
BBPOM di Pangkal Pinang