Pangkal Pinang – Balai POM di Pangkal Pinang kembali berperan aktif dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui penerimaan kunjungan edukasi dari SMK Negeri 5 Pangkal Pinang pada Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini mencerminkan tingginya rasa ingin tahu siswa terhadap isu-isu penting terkait pengawasan produk sediaan farmasi dan pangan olahan, sekaligus menunjukkan besarnya kepercayaan serta ekspektasi masyarakat terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Badan POM.
Kunjungan edukasi ini diikuti oleh 55 (lima puluh lima) orang yang terdiri dari siswa-siswi jurusan Farmasi dan Teknologi Laboratorium Medik beserta guru pendamping. Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan wawasan serta pemahaman peserta mengenai sistem pengawasan produk sediaan farmasi dan pangan olahan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Acara diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh Ronny Adha Wicaksono selaku Ketua Tim Kerja Infokom Balai POM di Pangkal Pinang, sekaligus sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai tugas dan fungsi Badan POM, program Cek KLIK, pemanfaatan aplikasi BPOM Mobile, serta pentingnya penerapan Gizi Seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, siswa-siswi diajak mengunjungi Laboratorium Pangan, Obat, Kosmetik, Obat Tradisional, dan Suplemen Kesehatan dengan didampingi oleh petugas laboratorium Balai POM di Pangkal Pinang. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung sarana dan prasarana laboratorium, termasuk peralatan canggih yang telah disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini dalam mendukung penguatan fungsi pengawasan.
Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi, mengingat kegiatan ini selaras dengan bidang keilmuan yang mereka pelajari di sekolah. Melalui pengenalan langsung terhadap lingkungan kerja laboratorium, siswa memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan ilmu yang selama ini dipelajari secara teori.
Melalui kunjungan edukasi ini, diharapkan pengetahuan dan pemahaman siswa-siswi SMK Negeri 5 Pangkal Pinang semakin meningkat, serta mampu menumbuhkan kesadaran untuk menjadi konsumen cerdas dalam memilih dan mengonsumsi produk sediaan farmasi dan pangan olahan yang aman dan bermutu, sekaligus memiliki kemampuan untuk menyaring informasi serta menangkal berita hoaks yang beredar di masyarakat.
Balai POM di Pangkal Pinang