Toboali – Dalam upaya membentuk generasi sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045, Balai POM di Pangkal Pinang menggelar Sosialisasi Keamanan Pangan di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan. Kegiatan ini melibatkan para guru dan siswa sebanyak 39 (tiga puluh sembilan) peserta dari 13 (tiga belas) sekolah di Kabupaten Bangka Selatan.(07/05/25)
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi sejak usia dini. Ketua Tim Kerja Kegiatan Infokom, Andhika, menyampaikan bahwa keamanan pangan di lingkungan sekolah adalah salah satu pilar utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul.
“Anak-anak harus dibekali kemampuan untuk memilih makanan yang aman. Ini bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2024,” ujarnya dalam sambutan.
Sosialisasi ini merupakan rangkaian Program Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan. Materi yang diberikan tentang Pengenalan Bahan Berbahaya, Memilih Pangan yang Aman, Informasi Nilai Gizi serta pentingnya membaca Label Makanan. Para siswa juga diajak mengikuti edukasi interaktif melalui kuis seputar pangan aman.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Cik Aden, menyambut baik inisiatif ini dan mendorong program serupa digelar secara berkelanjutan di seluruh sekolah. “Kami ingin menjadikan keamanan pangan sebagai bagian dari budaya sekolah. Ini akan menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi emas,” katanya.
Salah satu peserta, Dewi Susiandari mengaku senang mengikuti kegiatan ini karena dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman, dan pentingnya keamanan pangan serta dapat mendorong perilaku positif dalam memilih dan mengkonsumsi makanan.
Balai POM di Pangkal Pinang