Pangkal Pinang – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pangkal Pinang terus berkomiten mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) guna memberikan layanan yang prima bagi masyarakat. Bertempat di Ruang Pancasila, sebanyak 20 (dua puluh) petugas pelayanan publik BBPOM di Pangkal Pinang mengikuti Pelatihan Pelayanan Publik dengan tema “Tingkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat”. (15/06/2026)
Kepala Balai POM di Pangkal Pinang, Agus Riyanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan pelayanan publik yang prima harus dilaksanakan secara Profesional, Humanis dan Inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Oleh karena itu, petugas pelayanan publik BBPOM di Pangkal Pinang perlu terus meningkatkan kompetensi, khususnya dalam memahami dan menerapkan komunikasi yang efektif dengan penyandang disabilitas guna mewujudkan pelayanan yang setara, mudah diakses dan berorientasi pada kebutuhan pengguna layanan.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Pangkal Pinang, Fetra Salim Kurniawan dan Aulia Qisthi. Materi yang disampaikan meliputi Etika dan Teknik Komunikasi dengan Penyandang Disabilitas Netra serta dasar-dasar komunikasi menggunakan Bahasa Isyarat. Dalam paparannya, narasumber menekankan pentingnya mengutamakan etika dalam berkomunikasi kepada penyandang disabilitas.
Selain memperoleh pemahaman teoritis, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung penggunaan Bahasa Isyarat dalam memberikan pelayanan publik kepada penyandang disabilitas. Peserta dilatih untuk menyampaikan informasi dasar kepada pengguna layanan berkebutuhan khusus, sekaligus memahami pentingnya penggunaan ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang tepat agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh penyandang disabilitas.
Melalui pelatihan ini, diharapkan petugas pelayanan publik BBPOM di Pangkal Pinang memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih baik dalam berinteraksi dengan penyandang disabilitas, sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
BBPOM di Pangkal Pinang