Narasumber Kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kefarmasian di Puskesmas dan Rumah Sakit
23 September 2021 22:50
Berita Aktual

Kepala Balai POM di Pangkalpinang, Tedy Wirawan, M.Si., Apt. menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Kefarmasian di Puskesmas dan Rumah Sakit dalam Rangka Kendali Mutu dan Kendali Biaya Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, pada Kamis 23 September 2021. Kegiatan ini diselenggarakan selama satu hari yang diikuti oleh perwakilan beberapa unit kerja diantaranya Puskesmas, Rumah Sakit, Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dan Dinkes Provinsi  Bangka Belitung.

Acara dilaksanakan secara Luring di Sebuah Hotel di kota Pangkalpinang dengan peserta terbatas, namun juga dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom meeting. Kegiatan dibuka oleh Zulkarnain, S.Si. dari Seksi Kefarmasian Dinas Kesehatan Prov. Bangka Belitung, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi Kebijakan Pemerintah dalam Pelayanan Kefarmasian yang disampaikan oleh Dra. Ardiyani, Apt., M.Si. dari Direktorat Pelayanan Kefarmasian Kemenkes RI.

Kemudian melanjutkan pada sesi selanjutnya Kepala Balai POM di Pangkalpinang memaparkan mengenai Hasil Pengawasan Obat dan Makanan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam presentasinya Tedy mengatakan UPT BPOM Pangkalpinang telah melaksanakan tugas teknis operasional dibidang pengawasan obat dan makanan secara komprehensif (full spectrum atau life cycle process) dalam menjamin ketersediaan obat yang aman, berkhasiat dan bermutu. Pengawasan yang dilakukan yaitu melalui penguatan regulasi, penguatan pengawasan pre market dan post market hingga pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan KIE.

Data menunjukkan sampai dengan tahun 2021 masih ada sarana yang diperiksa seperti Rumah Sakit, PKM, Apotek, dan Sarana Distribusi yang tidak memenuhi syarat (TMS). Adapun Tren Temuan yaitu Pengadaan obat tidak disertai dengan dokumen pengadaan (Surat pesanan, Faktur/nota pembelian), Dokumen pengadaan (SP dan Faktur) tidak diarsipkan dengan tertip,  Tidak dilakukan pencatatan mutasi obat (kartu stok) kalaupun ada pengisian tidak tertip, serta Temuan Obat tidak disimpan pada kondisi sesuai dengan persyaratan penyimpanan pada kemasan obat.

Pada akhir presentasi disampaikan bahwa Pengawasan mutu obat dan makanan adalah tanggungjawab kita bersama, Satu tindakan untuk masa depan Selalu ingat Cek KLIK…!! Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, Cek Kadaluarsa.

Balai POM di Pangkalpinang