Sungailiat, 3 Juni 2025 – Komitmen pemerintah dalam mendukung program nasional “Makan Bergizi Gratis” kembali diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor antara Balai Pengawas Obat dan Makanan di Pangkal Pinang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka. Dalam kegiatan pelatihan penjamah makanan yang digelar di ruang pertemuan rumah makan pangeran, sungailiat Kabupaten Bangka. Balai POM Pangkalpinang menyampaikan dua materi utama, yaitu Penerapan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) yang dibawakan oleh Agus Riyanto dan SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure) bagi industri pangan siap saji yang dibawakan oleh Ronny Adha Wicaksono.
Dalam pemaparannya, Agus Riyanto menekankan pentingnya standar keamanan pangan sebagai benteng pertama dalam mencegah risiko kontaminasi makanan. Ia menyatakan bahwa penjamah makanan memiliki peran kunci dalam memastikan bahwa makanan yang disajikan khususnya untuk anak-anak supaya aman, sehat, dan berkualitas. “Kami tidak hanya bicara soal pengolahan yang bersih, tetapi juga bagaimana menjaga setiap titik kritis selama proses memasak hingga penyajian. Ini penting agar pangan yang dikonsumsi masyarakat mendukung kesehatan, bukan menjadi sumber penyakit,” ungkap Agus Riyanto.
Kegiatan ini mendapatkan respons antusias dari peserta, termasuk Ketua SPPG Dapur 1 Pemali Kabupaten Bangka, yang mengapresiasi dukungan teknis dari Balai POM. Sinergi ini diharapkan menjadi contoh nyata kolaborasi antar lembaga dalam membangun sistem pangan yang aman dan berkelanjutan di tingkat komunitas. Sementara itu pada sambutannya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi mengatakan, materi yang diberikan pada hari ini sangat penting guna menciptakan pangan yang aman. Selain itu output dari kegiatan ini adalah sertifikat yang dapat digunakan oleh peserta jika ingin membuka usaha dibidang pangan olahan, untuk itu agar dapat diikuti dengan antusiasme dan keseriusan yang tinggi, papar Nora.
Pelatihan ini mendapat sambutan hangat dari para peserta yang berjumlah 47 orang, yang terdiri dari Ketua SPPG Kabupaten Bangka, pengelola dapur, serta relawan dari masyarakat Desa Pemali. Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas dan kesadaran para penjamah makanan di Kabupaten Bangka dapat terus meningkat, sehingga berkontribusi pada perbaikan status gizi masyarakat secara berkelanjutan. Para pelaku penjamah makanan semakin dipersiapkan untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas pangan, sekaligus berkontribusi langsung terhadap peningkatan status gizi dan kesehatan masyarakat Bangka Belitung.
Balai POM Pangkal Pinang