BPOM Di Pangkal Pinang Edukasi Siswa/Siswi Madrasah Aliyah Swasta Terpadu Bina Insan Cendikia

21-02-2025 Pangkal Pinang Dilihat 514 kali

Mentok, 21 Februari 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan di Pangkal Pinang (BPOM di Pangkal Pinang) Kembali melaksanakan kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan yang bertemakan “Cegah Stunting dan Konsumsi Obat Yang Aman”. Kegiatan KIE diselenggarakan di Madrasah Aliyah Swasta Terpadu Bina Insan Cendikia yang diikuti oleh 50 (lima puluh) siswa dan siswi yang menyambut antusias informasi penting yang akan disampaikan.

Hadir membuka acara Ratna Wardani, selaku Kepala Madrasah yang menyampaikan pentingnya siswa dan siswi mengetahui stunting dan cara konsumsi obat yang aman sehingga mendorong kemandirian sekolah untuk mewujudkan budaya obat dan makanan aman di sekolah.

Kegiatan KIE yang diisi dengan penyampaian materi menghadirkan Nutrisionis Puskesmas Mentok, Andi Yulia Pratiwi. Adapun materi yang disampaikan yaitu Peran Remaja dalam Pencegahan Stunting yang menjadi topik yang sangat relevan dalam upaya menjaga kesehatan siswa siswi sebagai generasi muda ataupun calon orang tua kedepannya. Selain itu juga, Fungsional Pengawas Farmasi Makanan BPOM di Pangkal Pinang menyampaikan materi mengenai Penggolongan Obat dan Cara Menjadi Konsumen Yang Cerdas Dengan Cek KLIK.

Kegiatan KIE juga diisi dengan sesi diskusi serta kuis seputar materi yang telah diberikan guna mengetahui peningkatan pemahaman siswa dan siswi sebagai peserta. Selain itu juga, dilaksanakan simulasi penggunaan Aplikasi BPOM Mobile untuk membiasakan siswa siswi melakukan pengecekan produk yang sudah terdaftar di BPOM.

Dengan adanya kegiatan KIE, diharapkan siswa dan siswi dapat menyampaikan kembali informasi yang telah diperoleh kepada siswa siswi lainnya ataupun pada keluarga dan masyarakat sekitarnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang menjadi konsumen cerdas serta dapat terhindar dari obat dan makanan yang membahayakan kesehatan. Selain itu juga, siswa siswi sebagai remaja dapat lebih memperhatikan asupan gizi pada makanan yang dikonsumsi sehingga dapat turut serta mendorong program pemerintah dalam penurunan ataupun pencegahan stunting.

-BPOM di Pangkal Pinang-

Sarana