Simpang Teritip – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pangkal Pinang melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bertema “Cerdas Memilih Pangan yang Aman dan Bergizi, Bersama Cegah Stunting” di ruang pertemuan SMA Negeri 1 Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan diikuti oleh 65 (enam puluh lima) siswa dan siswi SMA Negeri 1 Simpang Teritip. Pelaksanaan KIE ini dilatarbelakangi masih tingginya angka stunting di Kecamatan Simpang Teritip, sehingga diperlukan berbagai upaya, salah satunya melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya memilih dan mengonsumsi pangan yang aman serta bergizi sebagai langkah preventif dalam mendukung pencegahan stunting.
Kepala BBPOM di Pangkal Pinang, Alex Sander, dalam sambutannya menyampaikan bahwa remaja memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting karena merupakan calon generasi penerus di masa mendatang.
“Pengetahuan mengenai stunting dan cara pencegahannya perlu diberikan sejak remaja. Adik-adik sekalian nantinya akan menjadi calon orang tua, sehingga pengetahuan mengenai pangan yang aman dan bergizi menjadi bekal penting untuk mempersiapkan generasi yang sehat,” ungkap Alex.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SMA Negeri 1 Simpang Teritip, Agus Risnan Jaya, yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KIE oleh BBPOM di Pangkal Pinang.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini, agar siswa/siswi didik kami dapat bertambah ilmu yang bermanfaat sehingga lebih cerdas untuk memilih produk pangan,” ungkap Agus.
Hadir sebagai narasumber, Nur Azizah, Penyuluh Kesehatan dari Puskesmas Simpang Teritip, menyampaikan materi mengenai stunting, faktor risiko, dampak serta pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi, sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak remaja.
Selanjutnya, Puspa Sari, Ketua Tim Kerja Infokom BBPOM di Pangkal Pinang, memberikan materi mengenai Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) serta cara membaca informasi nilai gizi pada label pangan. Peserta juga diajak melakukan simulasi penggunaan Aplikasi BPOM Mobile untuk memeriksa legalitas produk sebelum dibeli atau dikonsumsi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan komunikatif. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan kepada para narasumber. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kepedulian remaja terhadap pentingnya mengonsumsi pangan yang aman dan bergizi.
Melalui kegiatan ini, BBPOM di Pangkal Pinang berharap para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan dengan menyebarluaskan informasi mengenai keamanan pangan, pencegahan stunting dan pentingnya menjadi konsumen yang cerdas kepada keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
BBPOM di Pangkal Pinang