Pangkal Pinang - Balai POM di Pangkal Pinang menggelar acara Academia, Business & Government (ABG) Collaboration pada tanggal 11 Desember 2025 dengan mengusung tema “ Pangan Lokal Semangat Global, UMKM Bergerak, Indonesia Maju ” . Kegiatan ini menjadi kolaborasi strategis ruang bagi berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong kemajuan sektor pangan lokal sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Melalui sinergi antara dunia akademik, pelaku usaha, dan pemerintah, diharapkan terbentuk ekosistem pangan yang inovatif, aman, dan berdaya saing.
Acara ini menghadirkan berbagai pihak terkait, mulai dari perguruan tinggi, instansi pemerintah daerah, perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, hingga pelaku UMKM yang bergerak di bidang pangan olahan. Para peserta mendapatkan pemaparan mengenai regulasi, pendampingan keamanan pangan, serta strategi peningkatan kualitas produk agar mampu memenuhi standar nasional maupun global. Kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran ide, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring guna mewujudkan pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Agus Riyanto selaku Kepala Balai POM di Pangkal Pinang menekankan bahwa Academia, Business & Government (ABG) Collaboration merupakan fondasi penting dalam memperkuat inovasi dan jaminan pangan lokal bersama. Beliau menyampaikan bahwa Balai POM di Pangkal Pinang siap mendampingi UMKM secara berkelanjutan agar mampu memenuhi standar keamanan pangan dan menembus pasar yang lebih luas. Sementara itu, dalam keynote Speech-nya , Devy Ingson selaku perwakilan Walikota Pangkal Pinang mengapresiasi langkah Balai POM di Pangkal Pinang dalam mendorong ekosistem pangan yang sehat dan berkualitas. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh UMKM lokal melalui berbagai program pengembangan usaha, perizinan, dan promosi produk agar semakin berdaya saing dan menjadi kebanggaan daerah.
Pada kesempatan ini juga, Balai POM di Pangkal Pinang turut menyerahkan Nomor Izin Edar kepada pelaku usaha sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus mendukung UMKM lokal melalui program pendampingan, bimbingan teknis, serta fasilitas peningkatan literasi keamanan pangan. Langkah ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memastikan setiap produk pangan yang dihasilkan tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga memiliki kualitas yang dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional. Kolaborasi ABG menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat rantai nilai pangan lokal.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari narasumber yang berasal dari Balai POM di Pangkal Pinang, Universitas Bangka Belitung (UBB) dan Bank Indonesia perwakilan Bangka Belitung. Kegiatan ini juga menampilkan sesi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan tantangan yang dihadapi dalam produksi pangan. Masukan dari pelaku usaha dan pengajar yang diharapkan dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan pendampingan program ke depan. Kehadiran berbagai elemen dalam satu forum menampilkan bahwa kemajuan UMKM tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang terintegrasi.
Melalui acara ABG Collaboration ini, Balai POM di Pangkal Pinang berharap lahir semangat baru bagi UMKM pangan untuk terus berkembang, berinovasi, dan meningkatkan kualitas produknya. Tema “Pangan Lokal Semangat Global, UMKM Bergerak, Indonesia Maju” menjadi dorongan bahwa produk pangan lokal memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan sinergi yang kuat, Bangka Belitung diharapkan dapat menjadi salah satu daerah penggerak kemajuan pangan lokal menuju pasar global.
Balai POM di Pangkal Pinang